Tema : Puasa dan Pelajaran Kehidupan
Sarana Kehidupan
Bahrul Fikri A (085843561927)
Menjadi pribadi pembelajar merupakan tugas manusia untuk terus meningkatkan kompetensi agar menjadi pribadi yang berhasil dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi hasil belajar dapat dicerminkan dalam prilaku dan kegiatan individu. Apakah prilaku tersebut sesuai dengan apa yang telah diucakpan? Apakah kegiatan tersebut adalah kegiatan yang positif?
Lantas kapan masa belajar ini dilaksanakan? bulan Ramadan merupakan jawabanya. Saat manusia dilatih untuk menahan hawa nafsu yang bersifat duniawi, saat manusia dilatih untuk sabar sampai masa berbuka datang, dan saat manusia dilatih untuk peduli dengan saudaranya agar semata-mata menjadi pribadi yang suci kembali.
Pertama, menahan hawa nafsu yang bersifat duniawi bukanlah perkara muda, menahan untuk mengunjing orang, menahan untuk makan berlebihan, menahan untuk tidak mendekati zina, menahan untuk tidak boros dalam membelanjakan harta, dan menahan diri untuk tidak berbuat kerusakan di bumi ini.
Kedua, sabar sampai masa berbuka memiliki makna luas dalam realita kehidupan, bukan hanya saat puasa kita sabar untuk menunggu adzan tiba, tetapi sabar ketika apa yang kita inginkan, kita harapkan, kita idamkan belum tiba saatnya datang. jika tidak sabar maka kita tidak bisa merasakan manisnya berbuka dan bahkan bisa berdampak keburukan bagi siapapun yang tidak sabar sampai masa berbuka itu tiba.
Ketiga, manusia dilatih untuk peduli dengan saudaranya, peduli untuk melihat tetangga kanan kiri. Saat puasa misalnya, apakah tetangga memiliki cukup persediaan untuk makan sahur, untuk makan berbuka? Jalaluddin Rumi, berkata” Beradunya sendok dan garpu orang kaya dimeja makan yang terdengar oleh orang miskin adalah musik yang haram”. oleh karena itu, diberlakukanya zakat fitrah saat bulan Ramadan sebagai sarana agar memupuk rasa kepedulihan kepada kaum muslim lainya. Apalagi ditengah pandemi wabah seperti ini, MUI memfatwakan zakat bisa dikeluarkan saat awal bulan Ramadan seperti halnya perilaku para ulama dahulu mengeluarkan zakat awal bulan untuk memudahkan kaum muslim yang kurang mampu agar sama-sama bisa menikmati dan menjalankan puasa dengan lancar.
Demikian puasa dan pelajaran kehidupan yang menuntun manusia untuk berprilaku adil terhadap dirinya, adil terhadap hartanya, dan adil terhadap lingkunganya dengan menahan apa yang belum saatnya, bersabar bila belum mendapatkan, dan peduli terhadap lingkunganya.

Terima kasih banyak atas sajian ilmunya, yang renyah dan mudah di cerna :)
BalasHapusSaya rasa belajar tidak hanya di bulan Ramadhan, tapi setiap waktu karena Allah beri waktu yang banyak di hidup kita agar bermanfaat untuk orang lain, dan kita bisa belajar dari nikmat dan ujian dariNya
BalasHapusSaya rasa belajar tidak hanya di bulan Ramadhan, tapi setiap waktu karena Allah beri waktu yang banyak di hidup kita agar bermanfaat untuk orang lain, dan kita bisa belajar dari nikmat dan ujian dariNya
BalasHapusDengan tulisan ini, mengajakku mengingat dan mencoba memahami tugasku dalam belajar dan mengamalkannya
BalasHapus