Follow

Follow My Blog

Selasa, 02 Juni 2020

Desa dan Pembangunan

Desa dan Pembangunan
                    

         Masa pandemi, menjadi momentum desa untuk terus meningkatkan kompetensi dalam semua sektor. Desa tetap seperti biasanya, petani tetap bertani, peternak tetap merumput, dan kegiatan ekonomi pedesaan tidak mengalami gangguan yang signifikan. ekonomi pedesaan tetap stabil ditengah guncangan resesi dalam suatu negara, karena di desa mampu memproduksi sendiri berbagai kebutuhan pangan.

           Momentum dalam masa pandemi yang tidak dapat di prediksi ini seharusnya dapat dimaksimalkan desa untuk membangun desa lewat kader-kader desa yang sebelumnya berkuliah, mengenyam pendidikan tinggi di kampus-kampus ternama untuk ikut membangun desa memalui ide dan karya nyata selama kembali di desa. Berbagai disiplin ilmu mampu memompa geliat desa untuk semakin berdaya. 

             Memaksimalkan kader desa akan berdampak positif bagi pihak desa dan mahasiswa, seperti simbiosis mutualisme. Desa butuh inovasi, sedangkan mahasiswa butuh ruang dan wadah untuk berkarya. Momentum pandemi, momentum pas untuk mengumpulkan calon pemimpin masa depan agar sudah terampil dan aplikatif sejak dini.

         Mahasiswa pertanian, ketika di desa harus memikirkan gimana bertani secara berkelanjutan. Bagaimana pemasaran kemudian di urus oleh mahasiswa  ekonomi, sekaligus mengatur harga terendah dan tertingi. Mahasiswa pembangunan, memikirkan bagaimana konsep pembangunan desa yang tetap mengambarkan kearifan lokal desa, digandeng dengan mahasiswa arsitek yang mendesain desa agar tetap menjadi desa.

           Banyak contoh jika desa mampu bersimbiosis untuk terus membuka diri serta peran mahasiswa desa yang mau  kembali untuk membangun desa, karena sejatinya secerdas apapun mahasiswa, selalu butuh ruang untuk berkarya dan sebaik-baik desa adalah desa yang mempu memaksimalkan potensi yang ada di lingkunganya.


                  

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kaum Malthusian Modern

  Kaum Malthusian Modern Bahrul Fikri Anzwar   Thomas Robert Malthus, Seorang ekonom politik sekaligus pakar demografi Inggris sempat mengem...