Follow

Follow My Blog

Sabtu, 02 Mei 2020

Tanam Pangan atau Tanam Pakan


Tanam Pangan atau Tanam Pakan

Rintik hujan menjadikan berkah bagi petani di pelosok negeri, sekaligus sebagai penanda akan dimulainya musim tanam.
Persiapan banyak dilakukan, mulai sibuk untuk memilih benih dengan produktivitas tinggi yang menjadi primadona petani, belanja pupuk untuk menyuburkan tanaman, sampai membeli kabel listrik untuk keperluan di area persawahan.
Ironi sekaligus musuh yang menjadi momok petani dua tahun terakhir bukanlah penyakit wereng dan sundep lagi, bukanlah burung pipit yang suka memakan gabah, melainkan para tikus yang tidak berdasi yang suka memporandakan tanaman petani, terutama tanaman pangan.
 Ledakan populasi tikus yang menjadikan resah petani, antara tanam pangan atau tanam pakan menjadi pilihan ketika serangan tiba.
Pencegahan mengunakan plastik mulsa dan seng yang dibuat pagar menjadi solusi kebanyakan petani, bahkan juga memakai kabel listrik agar tikus banyak tersengat pun dilakukan untuk menjaga sawah.
Saprodi pun mengalami kenaikan, hasil panen yang juga tidak menentu juga menambah daftar merah bagi petani.
Karakter patani indonesia yakni merasa dirinya sebagai komponen ekosistem, jika ekosistem rusak, maka ia akan rusak. Oleh karena itu, ekologi pertanian juga harus diperhatikan.


   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kaum Malthusian Modern

  Kaum Malthusian Modern Bahrul Fikri Anzwar   Thomas Robert Malthus, Seorang ekonom politik sekaligus pakar demografi Inggris sempat mengem...